2026-07-03
Seri Melasma Bagian 3 - Hal Terpenting dalam Perawatan Melasma
Perawatan melasma bukan sekadar menghilangkan pigmen, melainkan menstabilkan lingkungan kulit. Artikel ini membahas urutan perawatan melasma mulai dari perbaikan kosmetik hingga obat oral.

Perawatan yang hanya menghilangkan pigmen tidak akan menyelesaikan masalah.
Saat melakukan konsultasi perawatan melasma, banyak orang yang berpikir seperti ini:
‘Apakah akan hilang setelah beberapa kali laser?’
‘Apakah saya hanya perlu terus melakukan toning?’
Namun, melasma bukanlah sekadar kondisi dengan pigmen berlebih, melainkan
peradangan,
pembuluh darah,
sawar kulit (skin barrier),
dan perubahan struktur dermis
yang muncul bersamaan sebagai penyakit kulit yang kompleks.
Oleh karena itu, perawatan melasma bukanlah ‘perawatan yang hanya menghilangkan pigmen’, melainkan
perawatan untuk menstabilkan lingkungan kulit yang harus diutamakan.
Hari ini, saya akan merangkum urutan perawatan melasma yang dianggap penting dalam praktik klinis yang sebenarnya.
1️⃣ Perbaikan Penggunaan Kosmetik
Bagi pasien melasma, kebiasaan menggunakan kosmetik jauh lebih penting daripada yang dibayangkan.
Kulit pasien melasma sering kali
memiliki sawar kulit yang lemah dan
sangat sensitif terhadap iritasi.
Namun pada kenyataannya, banyak yang menggunakan
produk eksfoliasi,
produk pemutih yang kuat,
kosmetik dengan banyak pewangi,
dan kosmetik fungsional yang memicu iritasi.
Produk-produk ini dapat memicu
dermatitis,
peradangan mikro,
dan dermatitis kontak,
yang pada akhirnya dapat memperburuk hiperpigmentasi.
Oleh karena itu, dalam perawatan melasma, langkah pertama yang penting adalah
✔ Menghentikan penggunaan kosmetik yang mengiritasi
✔ Menggunakan kosmetik yang berfokus pada sawar kulit.
(Produk seperti Zeroid, Aestura, Atopalm: cukup lembut untuk dioleskan pada anak-anak, serta mereka yang memiliki eksim atau dermatitis, sekaligus melindungi sawar kulit dan mengandung semua bahan yang dibutuhkan kulit.
Kosmetik sering kali hanya berbeda tekstur tetapi memiliki bahan yang hampir sama. Meskipun ada banyak jenis seperti skin, toner, essence, lotion, krim, dll., Anda tidak perlu mengoleskan seluruh rangkaiannya. Sebaliknya, melakukan diet kosmetik akan membuat kulit menjadi lebih baik!!
Jika krim saja sudah cukup, gunakan krim saja -> Jika krim terasa sedikit kering, gunakan krim + lotion)
2️⃣ Perbaikan Kebiasaan Hidup
Melasma adalah kondisi yang sangat dipengaruhi oleh kebiasaan hidup.
Faktor-faktor utama yang memengaruhinya adalah
sinar matahari,
paparan panas,
gesekan,
stres,
dan kurang tidur.
Secara khusus,
sauna,
kompres panas,
mandi air panas,
tekanan air yang terlalu kuat seperti mencuci muka langsung dari kepala pancuran,
kebiasaan menggosok atau menyentuh wajah,
serta situasi di mana bakteri jerawat dan tungau Demodex berkembang biak akibat penggunaan cushion compact yang berulang-ulang,
adalah faktor-faktor yang dapat meningkatkan peradangan kulit dan reaksi pembuluh darah,
sehingga dapat memperburuk melasma.
Oleh karena itu, sangat penting untuk membangun kebiasaan hidup yang meminimalkan iritasi pada kulit dalam perawatan melasma.
3️⃣ Perlindungan dari Sinar UV
Perawatan paling dasar dalam mengatasi melasma adalah perlindungan dari sinar UV.
Sinar UV dapat memicu
peningkatan produksi melanin,
reaksi peradangan,
stres oksidatif,
dan kerusakan membran basal.
Oleh karena itu, bagi pasien melasma,
✔ Penggunaan tabir surya secara rutin
✔ dan pengaplikasian ulang saat beraktivitas di luar ruangan sangatlah penting.
Banyak penelitian juga melaporkan bahwa perlindungan UV saja dapat memperbaiki melasma.
4️⃣ Frekuensi Radio (RF) + Penguat Kolagen
Hal penting berikutnya dalam perawatan melasma adalah perawatan yang memperbaiki lingkungan kulit.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pada kulit dengan melasma,
terjadi perubahan struktur dermis,
penuaan fibroblas,
dan kerusakan membran basal.
Oleh karena itu, dibandingkan hanya menghilangkan pigmen,
perawatan yang memperbaiki lingkungan kulit akan lebih bermanfaat.
Contoh utamanya adalah
✔ Perawatan Frekuensi Radio (Thermage, Density, Serf)
✔ Penguat Kolagen (Juvelook Volume, Radiesse).
Perawatan ini dapat membantu
memperbaiki lingkungan dermis,
regenerasi kulit,
dan menstabilkan sawar kulit.
5️⃣ Perawatan Regenerasi Kulit
Perawatan tambahan yang dapat membantu mengatasi melasma meliputi
Rejuran,
LDM,
dan Potenza.
Perawatan-perawatan ini dapat membantu
regenerasi kulit,
menstabilkan peradangan,
dan memperbaiki sawar kulit.
Terutama karena kulit dengan melasma sering kali sensitif dan memiliki sawar yang lemah,
perawatan yang menstabilkan kondisi kulit akan sangat membantu.
6️⃣ Laser Pigmen
Setelah lingkungan kulit cukup stabil, perawatan laser pigmen dapat dipertimbangkan.
Laser yang umum digunakan adalah
Fotona / Hollywood Laser
dan Pico Toning Laser.
Laser ini bekerja dengan cara mengurangi melanosom secara perlahan untuk memperbaiki pigmentasi secara bertahap.
Namun, laser pigmen sebaiknya tidak dianggap sebagai awal dari perawatan melasma,
melainkan sebagai perawatan yang digunakan setelah lingkungan kulit menjadi stabil.
7️⃣ Pengobatan Oral
Pengobatan oral yang membantu dalam perawatan melasma meliputi
Transamin (asam traneksamat)
dan tablet Luthione (glutathione).
Transamin dapat membantu
menghambat plasmin,
menstabilkan pembuluh darah,
dan menghambat produksi melanin.
Luthione dapat membantu
memberikan efek antioksidan
dan mengatur produksi melanin.
Oleh karena itu, jika tidak ada kontraindikasi saat menjalani perawatan pigmen,
disarankan untuk mengonsumsinya selama sekitar 1 minggu setelah perawatan pigmen, dan jika memungkinkan,
terkadang disarankan juga untuk konsumsi jangka panjang selama lebih dari 6 bulan.
8️⃣ Pandangan tentang Obat Oles (Topikal)
Obat oles yang sering digunakan dalam perawatan melasma mengandung bahan seperti
hidrokuinon
dan retinoid.
Namun, dalam praktik klinis yang sebenarnya, obat-obatan ini sering kali sulit digunakan.
Terutama
jika ada dermatitis,
kulit atopik,
sawar kulit yang lemah,
atau sering kambuh setelah perawatan pigmen, obat oles dapat memicu
rasa perih,
dermatitis kontak alergi,
dan iritasi kulit.
Dalam kasus ini, justru dapat terjadi hiperpigmentasi pasca-inflamasi (post-inflammatory hyperpigmentation)
sebagai akibatnya.
Oleh karena itu, tergantung pada kondisi kulit, terkadang lebih baik untuk tidak menggunakan obat oles.
Kesimpulan
Perawatan melasma bukanlah sekadar perawatan untuk menghilangkan pigmen,
melainkan perawatan untuk menstabilkan lingkungan kulit.
Jika merangkum prioritas perawatannya:
1️⃣ Perbaikan Penggunaan Kosmetik
2️⃣ Perbaikan Kebiasaan Hidup
3️⃣ Perlindungan dari Sinar UV
4️⃣ Frekuensi Radio (RF) + Penguat Kolagen
5️⃣ Perawatan Regenerasi Kulit (Rejuran, LDM, Potenza, dll.)
6️⃣ Laser Pigmen
7️⃣ Pengobatan Oral
Melakukan pendekatan dengan urutan ini dapat sangat membantu.