박유미 원장 , 청담 4.4클리닉 블로그

2026-07-03

Garis Marionette, Bukan Sekadar Kerutan di Sekitar Mulut Melainkan Masalah ‘Struktur yang Tertarik ke Bawah’

Garis marionette bukan sekadar kerutan biasa, melainkan hasil dari runtuhnya struktur wajah, tarikan otot, dan perpindahan lemak. Perawatannya harus fokus pada pemulihan volume struktural.

Garis Marionette, Bukan Sekadar Kerutan di Sekitar Mulut Melainkan Masalah ‘Struktur yang Tertarik ke Bawah’

Kerutan yang memanjang dari sudut mulut turun ke arah dagu,

sering kali disebut sebagai garis marionette.

Lower Face Contouring and Rejuvenation with HA Fillers

Ketika kerutan ini muncul,

wajah akan terlihat lelah,

sudut bibir tampak turun,

dan mudah memberikan kesan seperti sedang marah.

Namun, garis marionette juga bukanlah sekadar kerutan biasa di sekitar mulut.


Esensi Garis Marionette Menurut Jurnal Internasional

Dalam jurnal anatomi dan penuaan internasional,

garis marionette dijelaskan sebagai

👉 hasil dari runtuhnya struktur di sekitar mulut + tarikan otot + reposisi lemak.

Dengan kata lain,

**bukanlah ‘garis yang muncul di sekitar mulut’,

melainkan ‘jejak struktur wajah yang tertarik ke bawah’.**

Tingkat keparahan garis marionette / Development and Validation of a Photonumeric Scale to Assess Marionette Lines December 2023 Dermatologic Surgery 50(Suppl 4)

Jika membagi garis marionette ke dalam 3 penyebab:

① Tipe 1 – Kehilangan volume di samping mulut (Perioral volume deficiency)

Ini adalah kasus di mana penurunan volume di samping mulut, yaitu area (pre-jowl),

menjadi titik awal munculnya garis marionette.

Volume bagian depan rahang bawah berkurang

dan struktur yang menopang area mulut melemah,

sehingga garis mulai terbentuk ke arah bawah.

👉 Pada kasus ini, intinya adalah ‘kehilangan penopang’ alih-alih sekadar kerutan.


② Tipe 2 – Tipe kendur yang muncul bersamaan dengan jowl (Sagging of lower facial fat)

Seiring bertambahnya usia,

perbedaan berat lemak di bagian atas dan bawah mulut menjadi lebih besar,

dan jika lemak terdorong turun di sepanjang garis rahang,

garis marionette akan menjadi semakin dalam.

Ciri khas pada saat ini adalah

✔ Garis marionette +

✔ Runtuhnya garis rahang +

✔ Turunnya sudut bibir terjadi secara bersamaan.

👉 Pada tipe ini, jika hanya area mulut yang diisi, jowl dapat terlihat lebih menonjol.


③ Tipe 3 – Tipe tarikan otot (Muscle-driven marionette lines)

Ini adalah bagian yang sangat penting dibahas dalam jurnal internasional.

Otot yang menarik sudut bibir ke bawah,

yaitu *depressor anguli oris (DAO)*, sangat terlibat dalam pembentukan garis marionette.

Otot ini menempel langsung pada kulit di sekitar mulut,

memberikan tegangan ke arah bawah secara terus-menerus meskipun tidak sedang tersenyum,

dan seiring berjalannya waktu, kerutan tersebut menjadi permanen.

👉 Saat muda, kerutan ini hanya terlihat saat berekspresi,

👉 namun seiring bertambahnya usia, kerutan ini akan tetap ada meskipun wajah tanpa ekspresi.


Oleh karena itu, garis marionette juga ‘tidak boleh diisi secara langsung’

Masalah yang dapat timbul jika filler disuntikkan langsung ke garis marionette:

Area mulut terlihat berat

Ekspresi wajah menjadi kaku

Kesan wajah yang semakin kendur ke bawah

Hal ini dikarenakan sebagian besar garis marionette

👉 bukanlah masalah pada garis itu sendiri,

👉 melainkan masalah pada struktur atas dan bawah yang membentuk garis tersebut.


Fokus Perawatan Garis Marionette: Pemulihan Volume Struktural

Pendekatan utama yang saya gunakan dalam perawatan garis marionette adalah

penataan ulang struktur wajah bagian bawah menggunakan **Radiesse**.

✔ Daripada mengisi area mulut secara langsung,

✔ lebih baik membangun struktur penopang pre-jowl, garis rahang, dan wajah bagian bawah terlebih dahulu,

✔ lalu memulihkan elastisitas kulit melalui regenerasi kolagen,

sehingga garis marionette akan memudar secara alami.


Pendekatan ini sangat efektif untuk kasus berikut:

Ketika sudut bibir terlihat tertarik ke bawah

Ketika garis marionette disertai dengan runtuhnya garis rahang

Ketika khawatir akan hasil yang tidak wajar setelah filler di area mulut

Ketika menginginkan perubahan yang alami dan tahan lama


Ringkasan Inti Perawatan Garis Marionette

✔ Ini adalah masalah struktur, bukan sekadar kerutan

✔ Mempertimbangkan pengaruh otot yang menarik ke bawah

✔ Meminimalkan penggunaan filler langsung di area mulut

✔ Perawatan berfokus pada penopang wajah bagian bawah & regenerasi kolagen


Sebagai Penutup

Garis marionette

❌ bukanlah sekadar masalah satu kerutan di sekitar mulut,

⭕ melainkan sinyal penuaan pada wajah bagian bawah.

Oleh karena itu, daripada bertanya ‘di mana harus diisi?’

**‘bagian mana yang harus dibangun terlebih dahulu?’** jauh lebih penting.

Analisis penyebab yang akurat akan memberikan hasil yang paling alami dan kesan yang baik.

📚 Referensi Jurnal/Materi Akademik Internasional

✅ 1. Garis Marionette (Kerutan statis labiomandibular) Diagnosis anatomi dan teknik injeksi filler

Judul: Anatomical-based diagnosis and filler injection techniques: marionette line (static labiomandibular fold)

Jurnal: Journal of Dermatological Treatment (Jurnal ulasan)

DOI / Tautan: https://doi.org/10.1080/09546634.2025.2452954

✏️ Jurnal ini membahas mekanisme anatomi garis marionette (posisi modiolus, otot, struktur lemak subkutan) serta strategi injeksi filler/penekanan otot.

✅ 2. Mekanisme pembentukan garis marionette dan intervensi berbasis benang

Judul: Why do marionette lines appear? Exploring the anatomical perspectives and role of thread-based interventions

Jurnal: Skin Research & Technology

DOI / Tautan: https://doi.org/10.1111/srt.13676

✏️ Menjelaskan bahwa garis marionette terbentuk dari interaksi kompleks faktor anatomi/fisiologis, serta menganalisis peran intervensi benang.

✅ 3. Efek perawatan laser pada garis marionette + lipatan nasolabial

Judul: Efficacy evaluation of endolift laser for treatment of nasolabial folds and marionette lines

Jurnal: Skin Research & Technology

DOI / Tautan: https://doi.org/10.1111/srt.13480

✏️ Ini adalah studi klinis yang mengevaluasi kemanjuran laser dalam perawatan garis marionette/lipatan nasolabial.

✅ 4. Kasus empiris Garis Marionette (Penerapan Volumizing Threads)

Judul: Marionette lines correction with volumizing threads

Jurnal: Journal of Cosmetic Dermatology

DOI / Tautan: 10.1111/jocd.16490 (PubMed)

✏️ Menunjukkan melalui laporan kasus bagaimana garis marionette dikoreksi dalam perawatan berbasis benang (threads).

✅ 5. Perubahan Jaringan Lunak Wajah akibat penuaan (Wajah Bagian Tengah & Marionette)

Judul: Instrumental analysis of retaining ligaments and soft tissue descent…

Jurnal: Journal of Craniofacial Surgery Open

✏️ Memberikan analisis anatomi bahwa hilangnya daya topang struktur wajah bagian tengah (midface) berkaitan dengan pembentukan lipatan nasolabial/garis marionette.

Like