박유미 원장 , 청담 4.4클리닉 블로그

2026-07-03

Cekungan & Lemak Menonjol di Bawah Mata Bagian 4 - Mengapa Ada yang Terlihat Cantik dan Ada yang Terlihat Tidak Alami?

Penjelasan tentang 5 alasan mengapa hasil perawatan bawah mata bisa terlihat tidak alami dan kriteria penting untuk menghindarinya.

Cekungan & Lemak Menonjol di Bawah Mata Bagian 4 - Mengapa Ada yang Terlihat Cantik dan Ada yang Terlihat Tidak Alami?

Ada satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh mereka yang sedang mempertimbangkan perawatan bawah mata.

‘Mengapa dengan filler bawah mata yang sama, ada yang terlihat natural, dan ada yang terlihat tidak alami?’

Faktanya, area bawah mata adalah bagian wajah yang menunjukkan perbedaan hasil paling signifikan.

Pada artikel ini, kita akan merangkum alasan mengapa hasil setelah perawatan bawah mata menjadi tidak alami dan kriteria untuk menghindarinya.


1. Melakukan perawatan hanya dengan berfokus pada area bawah mata

Ini adalah kasus di mana perawatan hanya dilakukan di bawah mata, menunjukkan sedikit efek Tyndall dan batas yang kurang menyatu dengan pipi depan.

Bawah mata bukanlah area yang berdiri sendiri.

Bawah mata adalah area yang terhubung menjadi satu kesatuan dengan pipi depan, garis senyum (nasolabial), dan struktur wajah bagian tengah.

Jika Anda mengabaikan koneksi ini dan hanya mengisi bagian bawah mata,

batasnya akan menjadi lebih menonjol

dan justru dapat menciptakan bayangan yang tidak alami.

Oleh karena itu, yang terpenting bukanlah sekadar mengisi bawah mata, melainkan melihat struktur koneksi pada wajah.

Perawatan harus dilakukan dengan mempertimbangkan aliran keseluruhan wajah seperti bawah mata, pipi depan, garis senyum, dan garis marionette untuk mendapatkan perbaikan yang natural. Karena wajah kita tidak mengalami penuaan hanya pada satu bagian saja, terutama bagi mereka yang sudah berumur, perawatan volume parsial sangat berpotensi terlihat tidak alami.

2. Penggunaan filler yang berlebihan

Kasus di mana area bawah mata menonjol karena penggunaan jumlah filler yang berlebihan (w cosmetic surgery).

Bawah mata bukanlah area yang ‘semakin banyak diisi, semakin baik’.

Sebaliknya,

area tersebut bisa terlihat membengkak,

lemak bawah mata tampak lebih menonjol,

dan dapat memberikan kesan wajah yang lelah.

Bawah mata terlihat paling natural ketika dibiarkan dalam keadaan yang terasa sedikit kurang terisi.


3. Tidak mempertimbangkan kondisi kulit

Pada kulit bawah mata yang memiliki banyak kerutan halus, berkerut, dan tampak kering bahkan saat tanpa ekspresi, perawatan elastisitas wajib dilakukan.

Jika kulit bawah mata

tipis,

memiliki banyak kerutan halus,

dan elastisitasnya menurun,

lalu hanya dilakukan penyuntikan filler,

kulit bisa terlihat lebih tertarik

atau kerutan justru bisa menjadi lebih menonjol.

Dalam kasus ini, diperlukan pendekatan untuk memperbaiki kondisi kulit terlebih dahulu.


4. Menargetkan kedalaman (lapisan) yang salah

Faktor terpenting dalam perawatan bawah mata adalah kedalaman.

Jika masuk ke lapisan yang dangkal,

efek Tyndall,

ketidakrataan (bergelombang),

dan bayangan kebiruan dapat terjadi.

Sebaliknya, jika ditempatkan pada kedalaman yang tepat, jumlah yang sama akan terlihat jauh lebih natural.


5. Mengabaikan kekenduran kulit

Bawah mata sering kali tidak hanya cekung, tetapi juga disertai dengan kekenduran.

Ini adalah kasus di mana perawatan untuk kekenduran wajib dilakukan bersamaan. Kasus ini akan lebih baik jika perbaikan kekenduran dilakukan terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan filler.

Jika hanya filler yang dilakukan dalam kondisi ini,

area tersebut akan terlihat lebih berat

dan bawah mata bisa menjadi menonjol.

Dalam hal ini, lifting (pengencangan) harus dipertimbangkan terlebih dahulu.


Pendekatan dalam Praktik Klinis

Perawatan bawah mata jauh lebih sering membutuhkan pendekatan kombinasi daripada diselesaikan hanya dengan satu jenis perawatan.

Sebagai contoh:

Cekungan + Kulit tipis → Filler atau Collagen Booster atau Benang Volume + Skin Booster + Radiofrekuensi (RF)

Cekungan + Kekenduran → Lifting + Filler atau Collagen Booster atau Benang Volume

Fokus masalah kulit → Radiofrekuensi (RF) + Skin Booster

Seperti ini, pendekatan harus disesuaikan dengan tipe masalahnya.


Kesimpulan

Alasan mengapa hasil perawatan bawah mata menjadi tidak alami bukanlah karena terlalu banyak perawatan yang dilakukan, melainkan karena perawatannya tidak sesuai.

Untuk area bawah mata,

melihat strukturnya,

membagi lapisannya,

mempertimbangkan kondisi kulit,

dan menggabungkannya dengan lifting jika diperlukan, barulah hasil yang natural bisa didapatkan.


Ringkasan Singkat

Dalam perawatan bawah mata, ‘bagaimana dan oleh siapa perawatan itu dilakukan’ jauh lebih penting daripada ‘apa yang dilakukan’.

Like